Artikel

Membantu Orang Lain Sejatinya Membantu diri Sendiri

12.46.00


Membantu Orang Lain Sejatinya Membantu  Diri Sendiri. -  Manusia diciptakan sebagai mahkluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri.  Untuk menjalani kehidupan ini manusia membutuhkan bantuan orang lain. Namun, terkadang kita enggan untuk mengulurkan bantuan pada orang lain yang membutuhkan bantuan kita. Padahal membantu orang lain itu sejatinya membantu diri sendiri.

Dari Abu Hurairah ra, Nabi  Muhammad SAW bersabda :"Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di duniadan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya si dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya". (HR.Muslimin)

Artikel

Persekusi: Apa dan Bagaimana Menghindarinya?

14.04.00


Beberapa hari lalu viral dua persekusi yang dialami Ibu Susi beserta anaknya dan seorang peserta lari marathon di Yogyakarta. Lalu, apa sebenarnya persekusi itu? Bagaimana cara untuk menghindarinya?

Persekusi yang dialami Ibu Susi dan anaknya, bermula dari acara car free day yang diikuti bersama dengan teman-temannya. Pada saat mengantar anaknya ke toilet, dia   terpisah dengan rombongan awal mula berjalan. Namun, dia memutuskan tetap meneruskan jalan santai tersebut.

Moralitas

Perbedaan Bullying Dulu dan Sekarang

00.37.00


Sejak jaman dulu bulliying sebenarnya sudah ada dan biasa dilakukan. Seiring perkembangan jaman dan pengakuan atas harga diri, bulliying menjadi sesuatu yang sangat perlu dihindari.

Istilah bulliying menjadi berkembang seiring berkembangnya media sosial.  Lalu apa sebenarnya arti bullying itu? Bullying adalah
* tindakan berupa mengejek, mengolok atau memanggil dengan panggilan yang jelek.
* mengucilkan seseorang dari kelompok
* memukul, menendang seseorang yang lemah.
* menghasut banyak orang tentang kejelekan seseorang atau fitnah.

Bentuk bullying dulu seperti memanggil nama orang berdasarkan ciri fisiknya, Pak Sarmin kambing karena pak Sarmin seorang pedagang kambing, bogang, Parjo Kliwon dan panggilan-panggilan lainnya. Dahulu juga ada yang dikucilkan dari kelompok bermain karena dianggap tidak pantas bergabung. Bentuk-bentuk bullying  dianggap biasa dan akan berhenti dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

Sementara bentuk bullying jaman sekarang bentuknya hampir sama. Namun, karena perkembangan dunia digital sekarang ini membuat kasus bullying menjadi sangat mudah viral. Sehingga korban bulliying akan semakin tertekan dan rendah diri karena merasa bahwa semua orang sudah mengetahui kekurangan dia.

Di sekitar saya pun terdapat kasus bulliying yang mengakibatkan anak tersebut tidak mau melanjutkan sekolah. Karena saat di sekolah dia mempunyai kemampuan belajar di bawah rata-rata.

Miris memang saat mendengar anak putus sekolah karena bullying. Ini memang salah satu PR bagi para orang tua untuk lebih mempersiapkan mental anak-anaknya. Supaya tidak menjadi korban bullying.


#onedayonepost
#odopbatch5

Pages

Like us on Facebook

Flickr Images