Diary

Selalu Ada Jalan Untuk Kebaikan

15.35.00



Alhamdulillah, seteguk jus tomat hangat telah membasahi kerongkonganku setelah kurang lebih 18 jam tidak menelan apapun. Meski sebenarnya, aku tidak merasakan haus. Tetapi hal ini harus aku lakukan untuk membatalkan puasa.  Dari semalam,  memang sudah aku niatkan untuk berpuasa hari ini yaitu hari Kamis. Bukan tidak ada makanan untuk makan sahur tetapi sudah menjadi kebiasaan kalau aku paling malas untuk urusan makan sahur. Yang pasti aku bangun sudah waktunya sholat Shubuh.

            Puasa ini sebetulnya sering aku kerjakan, meskipun kadang kala juga tidak, dengan berbagai alasan tentunya. Namanya  juga iman,  kadang naik , kadang juga turun, begitu juga denganku. Entah kenapa beberapa minggu yang lalu dengan alasan takut tidak kuat karena aktivitas pekerjaan yang cukup padat, maka aku tidak mengerjakan puasa ini. Dengan harapan semua pekerjaan bisa cepat terselesaikan. Tetapi pada kenyataannya, bukannya cepat selesai yang ada pekerjaan tidak kunjung ada habisnya. Dan rasa capek yang teramat sangat.

            Berbeda sekali dengan hari ini, semua seolah dimudahkan oleh-Nya. Rasa haus, lapar dan masuk angin yang biasa menyerangku saat musim dingin, tidak aku rasakan. Karena ketika rasa itu datang, aku cepat-cepat berpikir bahwa “Allah yang menyuruhku melakukan amalan ini, maka Dia juga akan menunjukkan jalan/ kemudahan”. Alhamdulillah, perasaan itu hilang dengan sendirinya hingga waktu Maghrib  tiba. Dan yang pasti semua pekerjaan terselesaikan semua dan masih ada waktu luang untuk buka computer serta istirahat.


Diary

Persahabatan Selalu Meninggalkan Kenangan

15.17.00

Setiap persahabatan pasti selalu meninggalkan kenangan, baik itu manis maupun pahit. Terkadang saat mengingat saat kebersamaan itu, kita bisa senyum-senyum sendiri. Bahkan rasa ingin bertemu dengan mereka dan mengulang kebersamaan itu pasti ada. Apalagi saat tidak berjumpa sampai bertahun-tahun pastinya ingin mengetahui kabar masing-masing
Jl. Kumbokarno Ponorogo, 2001
Sayap kanan Rumdis
Bupati Ponorogo, 2002.


Persahabatan yang tulus akan selalu menumbuhkan rasa rindu untuk berkumpul kembali. Mengenang saat kebersamaan baik dalam suka maupun duka. Dengan persahatan pula, kita telah dididik untuk melewati waktu bersama mereka.

Jaga selalu hubungan dengan sahabat karena dengan persahabatan bisa menambah saudara dan juga membuka pintu rejeki.





 



Pages

Like us on Facebook

Flickr Images